Mengenal Unique Selling Proposition Untuk Bisnis!

Unique Selling Proposition

Unique Selling Proposition (USP) atau poin penjualan unik adalah hal penting yang harus dimiliki oleh setiap merek agar dapat menonjolkan diri dari pesaingnya.

Dalam dunia bisnis, persaingan selalu ada, tetapi itu tidak perlu ditakuti. Sebaliknya, kita dapat memanfaatkannya sebagai peluang untuk belajar dari strategi pemasaran dan kualitas produk yang dimiliki oleh pesaing.

Meskipun begitu, pesaing tetap merupakan tantangan dalam bisnis. Jika produk yang kita tawarkan tidak mampu bersaing dengan produk mereka, kita berisiko kehilangan pelanggan.

Namun, kita dapat menghindari risiko tersebut dengan mengidentifikasi dan menonjolkan USP dari produk kita.

Jadi, apa sebenarnya USP, dan mengapa itu penting untuk pertumbuhan bisnis? Artikel ini akan memberikan ringkasan singkatnya. Tetap ikuti, ya!

Apa Itu Unique Selling Proposition?

Sebelum kita masuk ke pembahasan lebih lanjut, penting untuk memahami apa yang dimaksud dengan Unique Selling Point (USP). 

Dilansir Optimizely, USP, atau Unique Selling Point, merupakan konsep dalam dunia pemasaran yang diperkenalkan oleh Rosser Reeves, seorang ahli periklanan dari Amerika Serikat. 

Secara praktis, USP mengacu pada nilai tambah yang membedakan dan lebih superior dibandingkan dengan pesaing.

Nilai tambah unik dapat berasal dari berbagai hal. Ini bisa berupa kualitas produk yang tinggi, harga yang bersaing, desain khusus, fitur eksklusif, bahan berkualitas, dan sebagainya. 

Asalkan relevan dengan pasar target dan mampu bersaing dengan kompetitor, hampir semua hal dapat dijadikan sebagai USP.

Namun, penting untuk diingat bahwa Unique Selling Point memiliki batasan. USP seringkali efektif ketika kamu baru saja memulai bisnis dan ingin menonjolkan keunikan produk dibandingkan dengan yang lain. 

Namun, seiring berjalannya waktu, produk serupa dengan USP yang sama mungkin juga akan muncul di pasar. 

Bahkan, ada kemungkinan bahwa produk tersebut ditawarkan dengan harga yang lebih murah daripada produk. Dalam kasus seperti itu, USP mungkin perlu dikaji ulang dan disesuaikan kembali.

Baca Juga : Penjelasan Brand Identity dan Contoh yang Dapat Diikuti

Manfaat USP untuk Bisnis 

Merumuskan dan menerapkan USP dengan benar dapat memberikan banyak manfaat bagi bisnis. 

Secara umum, USP dapat meningkatkan citra merek dan meningkatkan penjualan produk. Berikut adalah tiga manfaat utama yang bisa kamu dapatkan:

Penawaran Keuntungan yang Jelas

Dengan memperkenalkan keunikan produk atau layanan, konsumen akan melihat manfaat yang mereka dapatkan. 

Misalnya, jika kamu menyediakan layanan pengiriman makanan 24 jam selama pandemi, ini secara jelas memudahkan konsumen. Mereka dapat memesan makanan kapanpun tanpa harus meninggalkan rumah mereka.

Meningkatkan Loyalitas Konsumen

Keunikan produk atau layanan akan membantumu memenangkan loyalitas konsumen. Karena mereka tidak akan menemukan alternatif yang sama dari pesaing lain. 

Sebagai contoh, jika kamu memiliki cafe dengan fasilitas WiFi gratis, ini dapat menarik pembeli yang lebih banyak karena mereka merasa nyaman dan dihargai.

Peningkatan Keuntungan

Secara alami, meningkatnya penjualan harian akan mengakibatkan peningkatan keuntungan. 

Pelanggan mungkin akan beralih ke layananmu dari kompetitor karena mereka melihat nilai tambah yang lebih besar. Ini berarti potensi pendapatanmu akan meningkat seiring waktu.

Contoh USP

Contoh USP (Unique Selling Proposition) yang efektif bisa bervariasi tergantung pada jenis bisnis dan pasar targetnya. Berikut adalah beberapa contoh USP dari berbagai industri:

Domino’s Pizza: “Pizza Fresh and Fast”

Domino’s menonjolkan kecepatan pengantaran pizza mereka, dengan janji untuk mengirimkan pizza segar ke pintumu dalam waktu singkat setelah kamu memesannya.

Apple: “Innovative Technology, Sleek Design”

Apple menonjolkan inovasi teknologi mereka dan desain produk yang ramping dan elegan, yang membedakan mereka dari pesaing dalam industri teknologi.

FedEx: “When It Absolutely, Positively Has to Be There Overnight”

FedEx menawarkan jaminan pengiriman yang cepat dan andal, menonjolkan komitmennya untuk mengirimkan paket dengan cepat, terutama pada keadaan darurat.

IKEA: “Affordable, Stylish Furniture”

IKEA menawarkan furniture yang terjangkau dan bergaya, dengan penekanan pada desain fungsional dan hemat ruang, membedakan mereka dalam industri perabotan rumah tangga.

Dollar Shave Club: “Shave Time. Shave Money.”

Dollar Shave Club menonjolkan harga terjangkau dan kenyamanan dalam pembelian pisau cukur mereka, menawarkan solusi yang hemat waktu dan uang bagi pelanggan mereka.

Setiap USP harus mencerminkan nilai inti dan keunggulan yang membuat bisnismu berbeda dari pesaing, sambil menarik perhatian dan memenuhi kebutuhan pasar target.

Baca Juga : Mengenal Corporate Branding dan Cara Kerjanya!

Cara Menentukan USP

Menentukan USP (Unique Selling Proposition) yang efektif melibatkan pemahaman mendalam tentang bisnis, pasar target, dan kebutuhan pelanggan. Berikut adalah langkah-langkah untuk menentukan USP yang kuat:

Kenali Keunggulan 

Identifikasi keunggulan produk atau layanan yang membedakan dari pesaing. Apa yang membuatmu unik? Apakah itu harga, kualitas, fitur unik, atau pelayanan pelanggan yang superior?

Pahami Pasar Target

Pelajari siapa target audiens dan apa yang mereka cari dalam produk atau layanan serupa. Apa masalah atau kebutuhan yang ingin mereka selesaikan? Apa yang mereka hargai dan prioritaskan?

Identifikasi Keuntungan yang Menarik

Temukan keuntungan dari produk atau layanan yang paling menarik bagi pasar target. Apa manfaat atau solusi yang paling relevan dan penting bagi mereka?

Perhatikan Kompetisi

Pelajari pesaing dan USP mereka. Apa yang membuat mereka berbeda? Di mana keunggulanmu dibandingkan dengan pesaingmu?

Sesuaikan dengan Merek

Pastikan USP sesuai dengan nilai, misi, dan citra merek. USP harus mencerminkan kepribadian dan identitas merek secara keseluruhan.

Uji dan Evaluasi

Uji potensi USP dengan menguji reaksi dan tanggapan dari audiens. Berikan kesempatan bagi kelompok target untuk memberikan umpan balik dan evaluasi terhadap USP.

Komunikasikan dengan Jelas

Gunakan USP sebagai dasar untuk pesan pemasaran. Pastikan pesan tersebut jelas, menarik, dan konsisten di semua saluran komunikasi.

Dengan menjalankan langkah-langkah ini dengan cermat dan terencana, kamu dapat menentukan USP yang kuat dan efektif untuk bisnis, yang dapat membantumu membedakan dari pesaing dan menarik perhatian pasar target.

Sekarlite adalah digital marketing agency yang bisa menjadi solusi efektifmu untuk memaksimalkan strategi digital marketing yang lebih menarik dan efektif lagi!