Apa Itu Branding? Tujuan, Manfaat, Jenis, dan Cara Kerja

tujuan branding

Penting bagi para pebisnis untuk memahami apa yang dimaksud dengan branding saat mereka mengembangkan bisnis mereka. Dengan menerapkan strategi branding yang tepat, seorang pengusaha dapat meningkatkan popularitas usahanya dan menarik lebih banyak pelanggan.

Tidak hanya fokus pada pemasaran saja, tetapi juga branding adalah kunci sukses dalam membangun bisnis. Melalui branding, kita menciptakan citra perusahaan yang menarik minat masyarakat secara efektif.

Branding Adalah

Branding adalah konsep penting dalam membangun bisnis. Ini bukan hanya tentang promosi produk, tetapi juga tentang membangun identitas yang kuat bagi perusahaan. 

Dengan strategi branding yang tepat, kamu dapat meningkatkan brand image dan menarik lebih banyak pelanggan.

Pada dasarnya, branding adalah tentang menciptakan kesan yang membedakan bisnismu dari yang lain. 

Ini melibatkan pembuatan nama, logo, dan desain yang mencerminkan nilai-nilai dan kepribadian perusahaan.

Asal-usul istilah “branding” berasal dari praktikum penandaan hewan ternak oleh peternak Eropa. 

Namun, seiring berjalannya waktu, istilah ini berkembang menjadi identitas yang digunakan untuk membedakan produk satu dengan yang lain.

Jadi, branding adalah upaya untuk memberikan identitas yang unik kepada produkmu dan membangun kesan yang kuat di benak konsumen.

Ini merupakan bagian integral dari strategi pemasaranmu dan membantu menarik perhatian audiens untuk menjadi pelanggan setiamu.

Unsur-Unsur Branding

Sebelum kamu mulai memperkenalkan sesuatu, penting untuk tahu apa yang sebenarnya ingin kamu perkenalkan. Ini juga berlaku dalam hal branding. 

Supaya branding kamu lebih berhasil, kamu harus mengerti elemen-elemen yang terlibat di dalamnya. Inilah elemen-elemen penting dalam branding.

Nama Brand

Nama merek adalah langkah pertama yang penting dalam proses branding. Tanpa nama yang jelas, produk atau bisnis akan kesulitan dikenali oleh masyarakat.

Logo (Tipe Logo, Monogram, Emblem)

Dalam pembuatan logo, penting untuk memperhatikan keunikan dan kesesuaian dengan brand image. Logo yang unik dapat meninggalkan kesan yang tak terlupakan pada konsumen.

Tampilan Visual

Tampilan visual ini dapat diterapkan dalam desain produk, kemasan, promosi, dan lainnya. Penggunaan warna-warna yang cerah atau elegan dapat meningkatkan citra produk dan merek secara keseluruhan.

Juru Bicara

Juru bicara dapat berupa co-founder, maskot, tokoh perusahaan, atau bahkan selebriti yang bekerja sama untuk memperkuat pemasaran produk. Keberadaan juru bicara ini membantu dalam membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen.

Suara (Lagu Tema)

Kehadiran lagu tema dapat melengkapi elemen visual dan membuatnya lebih menarik serta mudah diingat oleh konsumen.

Kata-Kata (Slogan, Tagline, Jingle, Akronim)

Slogan yang cerdas memiliki dampak yang besar dalam mengingat merek. Dalam pembuatan merek, penting untuk menggunakan kata-kata yang ceria, mudah diingat, dan berbeda dari merek lain untuk menciptakan kesan yang mendalam pada konsumen.

Baca Juga : Manfaat City Branding dalam Membangun Identitas Kota

Jenis Jenis Branding

Ada beberapa jenis branding yang perlu dipahami oleh para pebisnis:

Product Branding

Ini adalah jenis branding yang paling umum. Fokusnya adalah memberikan identitas pada produk sehingga konsumen memilihnya daripada produk pesaing. Contohnya adalah Jurnal, sebuah produk yang diterbitkan oleh Mekari.

Personal Branding

Ini adalah strategi pemasaran yang sering digunakan oleh tokoh publik seperti artis, musisi, atau politisi untuk membangun citra yang kuat di mata masyarakat.

Corporate Branding

Melibatkan semua aspek perusahaan, mulai dari produk atau jasa yang ditawarkan hingga kontribusi karyawan terhadap masyarakat. 

Tujuannya corporate branding untuk membangun reputasi perusahaan di pasar. Aspek-aspeknya termasuk logo, visi perusahaan, website, kualitas, iklan, pemasaran, kredibilitas, dan pelayanan.

Destination Branding

Ini bertujuan untuk menghubungkan produk atau jasa dengan suatu lokasi tertentu. Misalnya, ketika seseorang menyebut nama kota Yogyakarta, orang langsung teringat akan makanan khasnya seperti gudeg dan bakpia. 

Jenis ini menggambarkan identitas suatu kota, daerah, negara, atau wilayah tertentu, terutama dalam konteks promosi pariwisata atau bisnis.

Cultural Branding

Ini melibatkan pemberian identitas atau merek yang sesuai dengan reputasi, budaya, dan kebiasaan suatu bangsa, lokasi, atau komunitas tertentu. Contohnya adalah budaya kebersihan dan disiplin di Jepang.

Tujuan Branding

Tanpa branding, nama perusahaan tidak akan dikenal oleh masyarakat. Sebagai seorang pebisnis, penting untuk melakukan upaya branding agar produkmu mudah dikenali. Branding memiliki beberapa tujuan yang penting untuk membangun bisnis, di antaranya:

Membangun Loyalitas dan Kesetiaan Pelanggan

Branding membantu membangun hubungan yang kuat dengan pelangganmu. Dengan merek yang kuat, pelanggan cenderung loyal dan terus memilih produk.

Meningkatkan Peluang Penetapan Harga yang Lebih Tinggi

Merek yang kuat memberimu fleksibilitas untuk menetapkan harga yang lebih tinggi untuk produk. Pelanggan lebih bersedia membayar lebih untuk merek yang mereka percayai.

Menjadi Alat Promosi Terbaik

Branding yang baik menjadi alat promosi yang sangat efektif. Merek yang kuat akan menarik perhatian calon pelanggan dan membantu mempromosikan produk secara alami.

Membuat Kesimpulan dan Citra yang Positif

Branding membantu menciptakan kesan yang baik di mata masyarakat. Dengan citra yang positif, kamu dapat membangun reputasi yang baik bagi perusahaan.

Menjadi Value yang Unik

Brand yang kuat memberikan nilai yang unik kepada produk. Ini membedakan kamu dari pesaing dan membuat produkmu lebih menarik bagi pelanggan.

Baca Juga : Konsultan Branding: Pentingnya Investasi ini untuk Bisnis

Cara Kerja Branding

Membangun citra perusahaan bukanlah pekerjaan yang mudah. Kamu perlu memiliki tim pemasaran yang memahami pasar dengan baik dan memiliki pengetahuan yang mendalam tentang produk yang kamu tawarkan. Untuk mencapai tujuan branding yang diinginkan, ada beberapa langkah yang bisa kamu ikuti.

Identifikasi Pasar Sasaran

Langkah pertama sebelum memulai branding adalah mengidentifikasi pasar target. Kamu perlu melakukan riset dan analisis pasar untuk memahami kebutuhan dan preferensi konsumen secara lebih mendalam.

Tetapkan Karakteristik Brand

Saat membangun brand dan mengetahui tujuan branding, penting untuk menetapkan karakteristik yang akan menjadi identitasnya. Kamu bisa menggunakan pendekatan 5W + 1 H untuk menentukan karakteristik apa yang ingin kamu tonjolkan.

Bangun Brand Identity

Selanjutnya, buatlah brand identity yang kuat. Ini meliputi pemilihan nama, slogan, dan penciptaan persona yang unik. Kamu juga dapat merancang logo yang mencerminkan karakter brand.

Manfaatkan Media Sosial untuk Promosi

Setelah kamu memiliki target pasar, karakteristik merek, dan identitas yang solid, langkah berikutnya adalah mempromosikan brand. Media sosial adalah alat yang sangat efektif untuk membagikan konten-konten menarik kepada audiens.

Bagi para pebisnis yang sedang membangun usaha, memahami konsep dan tujuan branding sangatlah penting. 

Branding merupakan salah satu strategi pemasaran yang bertujuan untuk membangun citra perusahaan.

Ketika citra perusahaan kamu baik di mata masyarakat, maka akan semakin banyak calon pelanggan yang tertarik. 

Ini dapat meningkatkan penjualan dan membuat nama perusahaanmu semakin dikenal luas. Namun, untuk berhasil dalam branding, diperlukan perencanaan dan strategi yang matang.

Di zaman digital yang begitu cepat ini, Sekarlite adalah KOL Agency hadir sebagai solusi yang dapat diandalkan bagi para pebisnis yang ingin memperluas jangkauan brand mereka melalui pemasaran dengan para influencer. 

Dengan menawarkan keaslian dan profesionalisme, Sekarlite memberikan akses ke jaringan influencer terbaik, yang menjamin promosi yang efektif dan hasil yang luar biasa. Dengan bantuan Sekarlite, kamu dapat meningkatkan visibilitas brand, menjangkau audiens yang relevan, dan mencapai tujuan bisnis yang lebih tinggi.